Blora, 17 Juli 2018
Pada Hari Selasa tanggal 17 Juli 2018 pukul 09.30 WIB bertempat di Resto Joglo Jln Jend Sudirman No.06 Blora berlangsung Kegiatan
FORUM KOMUNIKASI DAN KONSULTASI ORMAS/ISLAM
Dengan Tema "Antisipasi Gerakan Radikalisme dan Terorisme Dalam Menciptakan Kondusivitas di Kabupaten Blora " yang di hadiri sekitar 60 orang.
Hadir Dalam Acara Tersebut :
a. Kakesbangpol diwakili Kasubag TU Muhammad Ishak, M.Si
b. Kesabang Prof. Dr Budiyanto, SH, M.Hum
c. Polres Blora Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Blora (Iptu Nur Dwi Edy Wahyudiyanto, SH)
d. Kodim 0721/Blora yang diwakili Pasi OPS (Kapt Inf Muntoyono)
e. Ormas dan LSM
f. Ustadz Abu Mundzir Al Ghifari Ketua KOMBATPOL/KOMASCIPOL DPD BLORA
Penyelenggara Kesbangpol Kasi Padnas dan Hanmasy Bpk Sucipto Agus T, SE
Nara Sumber sebagai berikut :
1. Kesbangpol Prof. Dr Budiyanto SH M.Hum
2. Kesbangpol Kab M.Ishak Msi
3. Polres Blora Iptu Nur Dwi Edy Wahyudianto.SH
4. Kodim 0721/Blora Kapt Inf Muntoyono
5. Ustadz Abu Mundzir Al Ghifari KOMBATPOL DPD BLORA
A. Acara dibuka oleh Kasubag TU Kesbangpol M. Ishak, M.Si dan di lanjutkan sambutan yang intinya sebagai berikut:
1. Kami sampaikan permohonan ma'af atas ketidakhadiran kepala kasebang di acara ini dikarena beliau sedang dinas luar di Magelang.
2. Ucapan syukur, karena nikmatNya sehingga pagi ini dapat berkumpul mengikuti acara Forum Komunikasi dan Konsultasi Ormas Islam dan LSM dalam kadaan sehat.
3. Dalam berkumpul dan berserikat adalah hak dan dilindungi oleh undang undang. Maka forum Ormas dan LSM di pandang sangat penting dalam berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
4. Diperlukan komitmen bersama dengan Ormas dan LSM dalam mendukung pembangunan dan mengayomi masyrakat yang adil dan beradap untuk itu mari kita bersama-sama ikut mensukseskan pembangunan yang ada di indonesia.
5. Yang terakhir dengan mengucapkan "BISMILLAHIROHMANNIROHIM " acara Forum Komunikasi dan Konsulasi Ormas dan LSM Resmi Kami Buka
B. Penyampaian Nara Sumber Kapt.Inf Muntoyono yang intinya sbb :
1. Kami sampaikan permintaan ma'af bahwa Dandim tidak bisa hadir di acara ini dikarenakan beliau bersama Kapolres sedang Dinas Luar ke pekalongan.
2. Sesuai tupok TNI adalah menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan TNI ikut serta melindungi seluruh tumpah darah indonesia serta membantu kesulitan rakyat.
3. Tugas Dalam Negeri TNI ikut mengatasi Pemberontakan seperti di Aceh, Papua, Tinobala, juga tugas pengamanan perbatasan dan obyek vital, serta ikut membantu pemerintah pusat/daerah dalam kesulitan seperti pencana Alam dll dan masih banyak tugas TNI yang di perlukan oleh rakyat.
4. Kita sebagai generasi penerus bangsa dan kita tidak pernah terlibat dalam melawan dan mengusir penjajah saat itu, tujuan para pejuangan bangsa saat itu untuk mengusir penjajah adalah demi masa depan generasi anak cucu.
5. Kita sebagai warga masyarakat tentu harus punya kepedulian dan peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman tentu perlu berkerjasama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada di desa.
C. Penyampaian Nara Sumber Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Blora Iptu Nur Dwi Edy Wahyudiyanto Sebagai berikut :
1. Kami sampaikan permohonan ma'af bahwa Bapak Kapolres tidak bisa hadir di karenakan sedang dinas luar, sehingga saya mewakili beliau.
2. Di jajaran Polres ada beberapa fungsi tugas dan fungsi di kepolisian berbeda-beda, sehingga masing-masing punya tanggungjawab.
3. Fungsi dor to dor yang dilaksanakan oleh babinkamtibmas yang berkolaborasi dengan mitra kerja yaitu Babinsa dalam membantu dan mengayomi masyarakat desa.
4. Banbinkamtibmas juga bekerjasama dengan para informan yang ada di desa bertujuan untuk mengantisipasi laporan tindak kejahatan yang ada di desa, karena situasi kamtibmas sekarang sedang terganggu sehingga perlu informan, kalau kita cermati kata-kata aman itu susah untuk di laksanakan kalau semua elemen masyarakat tidak peduli dengan lingkungannya.
D. Penyampaian Nara Sumber Ustadz Abu Mundzir Al Ghifari yang intinya sbb :
1. Bangsa ini sudah Daurat Kelompok Radikalisme dan Terorisme. Kenapa hari ini saya di jadikan narasumber karena tahun 1992 saya sudah pernah terlibat dalam kelompok-kelompok tersebut. Sebenarnya kelompok Radikal itu benih-benihnya sudah ada sejak Zaman Nabi Muhammad. Dzul khuwaisyirah berani lancang mencela Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam. Dan begitulah kebiasaan mereka turun temurun. Mencela dan keluar dari ketaatan pada ulil amri.
2. Kalau kita fanatik pada agama dengan memahami agama dan Al-Qur'an secara mendalam maka janganlah dicela apalagi dituduh radikal atau teroris. Maka hal ini jangan disalah-salahkan. Adapun jika ada muslim yang melakukan tindakan radikal & teror maka dialah yang salah dalam mahami Al-Qur'an, bukan Al-Qur'annya yang dipersalahkan.
Islam itu Rahmatan Lil Alamin.
3. Kalau seseorang tidak bisa mendasari dirinya dengan ilmu agama dengan baik walaupun dia punya titel dan jabatan maka dia tidak akan benar dalam menjalankan agamanya, bahkan bisa melakukan tindakan kriminal bahkan dipenjara.
4. Saat itu saya gagal diberangkatan ke bosnia. karena kegiatan kami dilarang dan dibubarkan oleh pemerintah orba saat itu. Dan dalam faham khawarij/teroris, membunuh kaum kafir itu di halalkan.
5. Maka dari itu kalau keluarga kita ingin mengaji harus mengaji yang baik dan benar. Jangan belajar mengaji melalui medsos secara otodidak kalau tidak didampingi guru ngaji yang lurus dan benar pemahamannya. Terutama untuk para pemuda generasi penerus kita harus diarahkan dengan baik.
6. Saya dulu pernah bersama kelompok radikal, buku buku dan buletin, brosur brosur mereka tentang jihad yang saya punya sudah saya musnakan/bakar karena khawatir nanti dibaca anak-anak saya.
Dan radikal itu bukan dari segi Agama saja. Tapi dari kelompok-kelompok lain juga ada
7. Jangan mengakses Al Quran mpelajari agama dari medsos karena kita tidak akan dapat memahaminya dengan benar tanpa bimbingan guru yang sudah diakui kredibilitas keilmuannya.
8. Awasi keluarga dan anak-anak kita dari pergaulan yang bisa menjerumuskan keluarga kita dari kelompok radikal, karena kelompok radikal tersebut mudah mengkafirkan orang yang tidak sefaham dengan kelompoknya. Mereka memahami secara keliru Q.S Al-Maidah : 44. Semua orang yang tidak berhukum dengan hukum Allah langsung dikafirkan secara muthlaq.
9. Tetap berbuat ihsan kepada seluruh manusia, walau kafir sekalipun sebagaimana yang disebutkan dalam firmanNya : Q.S Al-Mumtahanah:8.
10. Banyak fitnah hoax yang beredar untuk mengadudomba kaum muslimin, diantaranya menuduh ajaran saudi arabia sebagai wahabiy teroris, padahal tidk demikian, teroris di saudi pun dihukum pancung, dan sudah banyak ulamaa yang memperingatkannya. Dan pakaian pakaian tertentu jubah misalnya, bukanlah simbol teroris.
E. Penyampaian Nara Sumber Provinsi Jateng Dr Budiyanto SH M Hum sbb :
a. Terimakasih kepada para Nara Sumber yang telah memberikan arahan dan materi kepada para tamu undangan.
b. Pemaparan dan pembahasan mengenai tema di atas sudah di sampaikan oleh pak ustadz mari kita sama-sama menjaga Negara ini dengan baik.
c. Saya tidak usah berbicara terlalu banyak karena tadi sudah banyak materi yang di sampaikan, dan semua kesimpulan dari Pak Ustadz dan para nara sumber sudah sangat tepat dan mencukupi.
Pada pukul 12.45 Wib kegiatan selesai dan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kegiatan Kurban di SAMBONG
Blora, mascipol.id – Sambong, 29 Juni 2023 Pada hari ini, sekira pukul 08.00 WIB Babinsa Koramil Sambong Serka Laman yang bersinergi denga...
-
mascipol, 22 September 2021 Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid 19 kepada seluruh lapisan masyarakat,...
-
Blora – Komascipol–Kombat TNI Polri dan Abdi Negara DPD Blora, pada hari Kamis, 3 Juni 2021, mulai pukul 09.00 WIB, Kapolsek Cepu AKP Agus B...
-
KOMASCIPOL KOMBAT TNI & POLRI VISI & MISI I. VISI : MENDUKUNG & MENSUKSESKAN TUGAS – TUGAS P...






Tidak ada komentar:
Posting Komentar